Waria dan Papua
Search
Categories
- belajar bisnis (5)
- belajar internet (7)
- belajar memasak diwaktu santai (17)
- belajar membangun diri sendiri (22)
- belajar mengenai masalah flash disk (1)
- BELAJAR MENGENAL SERVIS COMPUTER (9)
- belajar teknologi internet (10)
- buah dan sayur (17)
- cara mendidik anak (2)
- cemilan asik (6)
- cerita dari kick andy (19)
- cerpen sahabat sejatiku (1)
- dibalik cinta cinta (8)
- ilmu pengetahuan (99)
- kartun (1)
- kue lebaran (3)
- kumpul kumpul (13)
- kumpulan berita (43)
- kumpulan hewan hewan alam (10)
- kumpulan resep kue (5)
- kunci gitar belajar musik (2)
- lirik lagu (22)
- manfaat dari rempah rempah (8)
- mari membaca tips2 berikut ini (33)
- mari peduli tentang kesehatan (93)
- mendongeng dari cerita rakyat kita (8)
- office 2007 (1)
- otomotif (1)
- pengalaman hidupku (2)
- pengetahuan kita (174)
- pernak pernik handphone (17)
- resep resep kuliner (39)
- seberkas cahaya iman (43)
- sejarah berita (6)
- sejuta manfaat tanaman (5)
- seputar kita (106)
- teknologi (6)
- tekstil (2)
Total Tayangan Halaman
Tampilkan postingan dengan label cerita dari kick andy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita dari kick andy. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 05 November 2011
waria dan papua (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.49
cerita dari sebuah telor (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.47
Telor
mata hati (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.46
Mata Hati
Mata Hati Kalau ada penyesalan yang sampai sekarang masih menggangu perasaan saya, itu adalah peristiwa kematian seorang perempuan di tahun 1986. Waktu itu saya masih menjadi reporter dan penanggung jawab Halaman Kota di Harian Bisnis Indonesia, Jakarta.
Sepulang kerja, sekitar jam satu dinihari, saya naik angkot dari Salemba menuju Blok M. Tepat di halte pemberhentian Bendungan Hilir, seorang perempuan, saya taksir usianya sekitar 24 tahun, naik dengan tergopoh-gopoh. Wajahnya tampak kalut. Matanya sebentar-sebentar melihat ke jalanan gelap seakan ada yang mengejarnya. Saat mobil hendak bergerak, seorang pria melompat naik. Saya ingat ada lima penumpang saat itu. Seorang pria tua, dua pemuda, wanita tersebut, pria yang baru saja naik, dan saya.

Sepulang kerja, sekitar jam satu dinihari, saya naik angkot dari Salemba menuju Blok M. Tepat di halte pemberhentian Bendungan Hilir, seorang perempuan, saya taksir usianya sekitar 24 tahun, naik dengan tergopoh-gopoh. Wajahnya tampak kalut. Matanya sebentar-sebentar melihat ke jalanan gelap seakan ada yang mengejarnya. Saat mobil hendak bergerak, seorang pria melompat naik. Saya ingat ada lima penumpang saat itu. Seorang pria tua, dua pemuda, wanita tersebut, pria yang baru saja naik, dan saya.
berhenti makan sebelum kenyang
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.45
Berhenti Makan Sebelum Kenyang
Saya paling mudah mabuk laut. Karena itu saya selalu berkelit kalau diajak Surya Paloh, pemilik Metro TV, memancing. Membayangkan diombang-ambing ombak saja sudah membuat pening dan mual. Karena itu saya selalu mencari alasan kalau diajak memancing. Sampai suatu saat saya tidak bisa berkelit. Maka bersama sejumlah teman, kami memancing di laut lepas dekat Pulau Kaliage.
dendam (kick andy
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.41
Dendam
“Harap Anda camkan. Jangan sampai kami melakukan tindakan yang tidak Anda kehendaki.” Begitu sms bernada “ancaman” yang saya terima. Itu hanya satu dari sekian banyak sms senada yang masuk ke handphone saya setelah Kick Andy mengangkat topik “Orang-orang Buangan”. Topik itu bercerita tentang sejumlah orang Indonesia yang dikirim belajar ke berbagai negara oleh Bung Karno pada awal 1960-an. Namun ketika Bung Karno “tumbang” dan digantikan rezim Orde Baru, sebagian dari mereka yang pulang ditangkapi karena dituduh komunis. Sebagian lagi memilih tinggal di luar negeri ketimbang pulang dan masuk bui.
sudut pandang (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.39
Sudut Pandang
Ketika promo Kick Andy dengan topik Mayor Alfredo Reinado ditayangkan, berbagai tanggapan segera bermunculan. Salah satu adalah tanggapan dari seseorang di Timor Leste yang disampaikan melalui salah satu reporter Metro TV. Isinya adalah tuduhan bahwa saya menerima sejumlah uang atas wawancara tersebut. “Andy Noya sudah dibayar oleh Mayor Alfredo,” begitu tulisnya dalam sms yang dia kirim ke reporter Metro TV.
tali cinta (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.38
Tali Cinta
Suatu hari ibu masuk ke kamar saat saya sedang berbaring. Saya ingat peristiwa itu terjadi tahun 1982, saat saya masih mahasiswa tingkat dua. Dia lalu ikut berbaring di sisi saya. Hal yang sudah lama tidak dilakukannya. Saya lalu teringat saat-saat saya masih kecil. Sebagai anak bungsu, saya selalu mendapat keistimewaan tidur bersama ibu, dalam kehangatan pelukannya.
kekuatan yang tak terlihat
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.36
Kekuatan Yang Tak Terlihat
Sudah tujuh jam kami terapung tak berdaya dipermainkan gelombang. Semua membisu. Sesekali terlontar keluhan lirih. Air laut yang asin menampar-nampar wajah kami dan mulai terasa perih di mata. Tenggorokan terasa kering. Bibir mulai membiru. ’’Jangan tertidur! Jangan tertidur!’’ Terdengar teriakan yang kehilangan daya. Suara yang dipaksakan.
penyesalan (kick andy
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.35
Penyesalan
Pernah terlintas dalam hati saya sebuah keraguan. Apakah menuliskan curahan hati saya di Andy’s Corner, yang kemudian diterbitkan menjadi buku, adalah keputusan yang benar? Banyak rahasia hidup saya yang selama ini tidak diketahui orang, terungkap di Andys’s Corner. Saya jadi merasa telanjang. Jika akhirnya saya tetap menuliskan pergolakan bathin saya di Andy’s Corner, itu lebih karena dorongan ingin berbagi. Dengan harapan apa yang saya alami dan rasakan mudah-mudahan bisa menjadi cermin bagi siapapun yang membacanya. Setidaknya bagi saya pribadi. Namun kadang saya berharap kisah yang saya tulis tidak dibaca oleh orang-orang yang saya singgung di dalam tulisan tersebut. Karena itu saya sempat merasa ‘tidak enak hati’ ketika Mas Sentot, kakak Yanti, mengirim komentar setelah membaca kisah ‘Yanti’ di Andy’s Corner. Saya tidak menyangka ada keluarga Yanti yang membaca Andy’s Corner. Dalam komentarnya, Mas Sentot menjelaskan bahwa Yanti sudah meninggal.menghakimi (kick andy
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.34
Menghakimi
Sepintas dia tampak tidak berbeda dengan remaja seusianya. Gaya berpakaiannya pun khas anak baru gede. Celana jins biru agak belel dan t-shirt berbalut jaket denim serta sepatu sport warna cerah. Dengan ransel di punggungnya, tidak seoprang pun akan menyangka Marleen, begitu saja kita sebut namanya, ternyata seorang ibu dari bayi mungil yang lucu. Kami menjemput Marleen di sekolahnya, sebuah SMA di sebuah sudut Chelsea, di Boston. Ada 12 anak yang harus dijemput siang itu. Para remaja itu merupakan “anak-anak salah asuhan” yang ditampung di Rumah Singgah Roca di Chelsea. Mereka, para remaja ini, merupakan anak-anak yang pernah terperosok pada kehidupan jalanan yang keras dan penuh jebakan.
Pelajaran (kick andy
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.33
PELAJARAN
Dalam hitungan detik saya menerobos masuk, langsung ke ruang tamu dan bersembunyi di balik pintu. Sementara sekelompok anak berseragam putih abu-abu itu berhenti tepat di depan pintu. Cuma dua meter dari tempat saya. Wajah mereka penuh kemarahan. Saya menahan nafas dalam-dalam. Jantung berdegup kencang. Jika mereka menemukan saya, habislah sudah. Cukup lama saya berada di balik pintu itu. Naluri saya melarang untuk keluar dari persembunyian walau sekelompok pelajar itu telah berlalu. Dari balik pintu saya masih mendengar suara mereka bertanya ke sana ke mari. Sesekali ada yang melintas di depan rumah sembari berlari. Mereka kehilangan jejak karena saya tiba-tiba raib.
jika tuhan menghendaki
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.32
Jika Tuhan Mengendaki
Saya tidak tahan mendengar cerita istri dan teman-temannya tentang anak-anak penderita kanker. Tentang penderitaan mereka selama pengobatan. Juga cerita bagaimana anak-anak itu terpaksa naik ojek atau bajaj seusai pengobatan kemoterapi. Sulit membayangkan dalam usia kanak-kanak seperti itu mereka sudah harus menghadapi cobaan hidup yang begitu berat. Seusai proses kemoterapi, misalnya, kondisi fisik pengidap kanker selalu akan drop ke titik terendah. Mereka menjadi begitu rentan. Kemoterapi memang bertujuan membunuh sel-sel kanker. Tetapi sel-sel baik juga ikut mati. Belum lagi proses tersebut menyebabkan pasien mual-mual bahkan muntah. Pertahanan tubuh mereka menjadi sangat rapuh. Virus dengan mudah menyerang.
pantrang menyerah sebelum ajal menjemput (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.29
Pantang Mati Sebelum Ajal
Saya menahan nafas dan hampir tak tahan melihat wajah Pepeng yang meringis menahan sakit. Setiap kali kursi roda yang diduduk Pepeng digeser, mantan presenter kondang ini terlihat menahan rasa sakit yang tak terhingga. Padahal pergeseran kursi roda itu sudah dilakukan dengan sangat hati-hati.
cara tuhan mengingatkan mahluk nya (kick andi)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.28
Cara Tuhan
Malam itu saya gelisah. Tidak bisa tidur. Pikiran saya bekerja ekstra keras. Dari mana saya bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Sampai jam tiga dini hari otak saya tetap tidak mampu memecahkan masalah yang saya hadapi.
Tadi sore saya mendapat kabar dari rumah sakit tempat kakak saya berobat. Menurut dokter, jalan terbaik untuk menghambat penyebaran kanker payudara yang menyerang kakak saya adalah dengan memotong kedua payudaranya. Untuk itu, selain dibutuhkan persetujuan saya, juga dibutuhkan sejumlah biaya untuk
intropeksi diri (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.24
Instropeksi
Saya terkesan pada sebuah cerita Tiongkok kuno. Alkisah, seorang saudagar kaya kehilangan sekeping uang logam. Dia curiga uang itu dicuri anak tetangga yang menurut dia lagak dan lagunya mirip pencuri. Saat sedang bercuriga seperti itu, sang anak lewat dan tersenyum padanya. "Lihat,
Kata Hati (kick andy)
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.22
Kata Hati
Saya menepi dan berhenti. Sejumlah orang yang menyaksikan peristiwa itu menyuruh saya jalan terus. Menurut mereka pengendara motor itu yang salah. Sementara saya melihat pengendara sepeda motor bangkit dan dengan terpincang-pincang berusaha mendorong motornya ke pinggir jalan. Hati kecil saya memerintahkan saya untuk turun dari mobil.
cerita dari 3 idiot
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.19
3 Idiots
Air mata saya tak terbendung lagi. Adegan itu sungguh menyentuh dan menggetarkan hati. Tak terbayangkan sebelumnya bahwa ayah Farhan bisa berubah drastis dan menyetujui pilihan anaknya untuk menjadi fotografer. Sebelumnya, ayah Farhan begitu bersikeras agar anaknya menjadi insinyur. Semua daya dan upaya seorang ayah dia kerahkan agar sang anak bisa sukses menjadi insinyur. “Saya hanya mampu membeli satu alat pendingin di rumah ini. Dan itu saya pasang di kamar Farhan agar dia bisa belajar dengan baik. Agar dia kelak menjadi insinyur,” ujar ayah Farhan yang marah ketika Rancho, sahabat Farhan, nyeletuk bahwa Farhan memiliki bakat yang luar biasa dalam urusan memotret.
Ayah Farhan marah pada Rancho yang dianggapnya sudah meracuni pikiran Farhan dengan pilihan lain di uar keinginan ayahnya agar Farhan menjadi insinyur. Bahkan, pada saat berhadapan dengan Farhan, ayahnya tak henti-henti menjejali
Ayah Farhan marah pada Rancho yang dianggapnya sudah meracuni pikiran Farhan dengan pilihan lain di uar keinginan ayahnya agar Farhan menjadi insinyur. Bahkan, pada saat berhadapan dengan Farhan, ayahnya tak henti-henti menjejali
cerita dari nama saya selamat bagio
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.17
Nama Saya Selamet Bagio
Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan. Sebab kalau Anda pernah datang ke acara-acara musik yang diselenggarakan di halaman belakang kantor Rolling Stone, Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda. Di halaman itu penuh dengan berbagai tanaman dan pohon.
cerita seorang pengungsi
Diposting oleh
didinlodzi
,
di
11.15
Paulus, nama lelaki itu, menatap penuh tanda tanya ketika saya menyapanya. Wajahnya berubah sedikit ramah ketika aktivis sebuah LSM memperkenalkan
Langganan:
Postingan (Atom)


