Rabu, 10 Agustus 2011

manfaat sinar matahari

,
Matahari mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi bumi. Energi pancaran matahari telah membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, membuat udara dan air di bumi bersirkulasi, tumbuhan bisa berfotosintesis, dan banyak hal lainnya. Matahari juga merupakan sumber energi (sinar panas). Energi yang terkandung dalam batu bara dan minyak bumi sebenarnya juga berasal dari matahari. Matahari juga mengontrol stabilitas peredaran bumi yang juga berarti mengontrol terjadinya siang dan malam, tahun serta mengontrol planet-planet lainnya. Tanpa matahari, sulit dibayangkan kalau akan ada kehidupan di bumi.
Berikut ini juga ada beberapa uraianmanfaat sindar matahari yang lainnya:

Bentuk Manusia Ketika Ditembus Sinar X

,
Seperti kita ketahui dengan sinar x kita bisa mendiagnosis keadaan tubuh manusia ataupun hewan. Berikut ini ada gambar menarik bentuk manusia yang ditembus sinar x tersebut.

Anak Cerdas Bisa Diprediksi Sejak 5 Menit Setelah Lahir

,
Tahukah anda bahwa kecerdasan anak bisa diprediksi sejak 5 menit setelah lahir?
bayiSebuah studi terhadap 877.000 remaja Swedia membandingkan hasil ujian sekolah dengan skor Apgar mereka ketika lahir. Apgar adalah tes untuk mengukur kesehatan bayi baru lahir pada skala satu sampai sepuluh dan berapa besar perhatian medis yang diperlukan sang anak.
Hasilnya, para peneliti menemukan hubungan antara skor Apgar di bawah tujuh dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah

Mengubah Udara Menjadi Air Murni dengan Elowater

,
Teknologi luar biasa yang diciptakan oleh ilmuwan dari Perancis ini sangat hebat. Ia berhasil menciptakan sebuah alat yang dapat mengconvert / merubah udara menjadi air dengan menggunakan sebuah turbin.
Proses kerjanya sebagai berikut :
elowater

baterai canggih yg bisa di isi ulang dengan sinar matahari

,
Baterai canggih di bawah ini bisa di isi ulang dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energinya,

tidak semua manusia memiliki sidik jari

,
Umumnya manusia itu memiliki sidik jari sejak lahir, namun sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Human Genetics menemukan bahwa pada sebuah keluarga di Swiss, banyak di antara anggota keluarga itu yang tidak memiliki sidik jari seperti orang kebanyakan.