Senin, 20 Februari 2012

Tips Menata Emosi Agar Tetap Sehat

,
Pernah merasa emosi Anda naik turun seperti roller coaster? Hidup memang bisa membuat emosi Anda berubah-ubah. Jika Anda tidak bisa mengatasi emosi itu, Andalah yang akan menjadi korban emosi Anda sendiri. Atasilah emosi dengan tepat.

Hal-hal positif dan negatif memang datang silih bergantian dalam hidup. Terkadang kita terlalu egois karena ingin semua hal berjalan positif, atau kita tidak sabar menunggu kapan datangnya hal positif setelah terjebak lama dalam hal negatif.

Jika Anda merasa emosi Anda kurang stabil saat ini, cobalah 5 strategi mengontrol emosi berikut, seperti dikutip dari Health, Jumat (31/7/2009).

1. Biarkan Keluar
Mengeluarkan emosi terkadang harus dilakukan. 'Membotolkan' perasaan sedih atau marah dapat menguras energi dan mengganggu pikiran Anda.

Perasaan Sedih Bikin Orang Lebih Fokus dan Bertindak Cerdas

,
Perasaan sedih bisa memicu stres atau bahkan depresi. Tapi rasa sedih juga ada manfaatnya karena kesedihan dapat membuat orang berpikir lebih fokus dan bertindak lebih cerdas.


Profesor di University of New South Wales di Australia telah menemukan bahwa orang sedih cenderung lebih meragukan tentang mitos dan rumor. Mereka juga cenderung melihat orang sebagai individu, bukan sebagai stereotip. Mereka bahkan memberikan presentasi yang lebih meyakinkan.

"Ketika senang, seseorang menutup mata dari kenyataan dan hanya berpikir tentang jatuh cinta. Kesedihan akan membuat orang berpikir lebih dalam, berkonsentrasi pada informasi baru, melihat ke dunia luar dan menilai kembali ide-ide lama," kata Gordon Parker, profesor psikiatri dari University of New South Wales seperti dikutip dari The Telegraph,

Ekspresi-ekspresi Jiwa dan Pengaruhnya ke Organ Tubuh

,
 Jakarta, Ekspresi jiwa atau emosi yang dialami setiap orang baik saat senang atau sedih turut mempengaruhi organ-organ di dalam tubuhnya. Ekpresi senang, cemas, takut atau sedih punya pengaruh besar pada kinerja organ-organ tubuh.
Emosi adalah bagaimana tubuh merespons suatu perasaan yang bisa berupa kebahagiaan, kemarahan, kecemasan, kesedihan atau ketakutan. Emosi ini sebagai pengalaman metafisik yang dapat merespons secara biologis maupun psikologis.

Pengobatan tradisional China yang telah dipraktikkan selama lebih dari 5

Pria Rajin Minum Air Kurangi Risiko Kanker Kandung Kemih

,
Jakarta, Minum air diketahui memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Kini bertambah lagi manfaatnya terutama bagi kaum laki-laki yaitu bisa membantu mengurangi risiko terkena kanker kandung kemih (bladder cancer).

Survei yang dilakukan terhadap 48.000 laki-laki ini menemukan partisipan yang minum lebih dari 2,5 liter cairan setiap hari memiliki risiko 24 persen lebih rendah terkena kanker kandung kemih, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (26/10/2011).

Studi yang dilakukan oleh peneliti Brown University ini menganalisis laki-laki berusia 40 tahun selama periode 22 tahun serta menjawab kuesioner dari Health Professionals Follow-Up Study.

mengendalikan Amarah Bila Tak Ingin Sesak Napas dan Kesemutan

,
Jakarta, Berteriak-teriak dengan mata melotot belum tentu menandakan seseorang benar-benar sedang marah, sebab keduanya kadang bisa dibuat-buat. Namun jika sampai sesak napas dan kesemutan, bisa dipastikan emosinya benar-benar tak terkendali.

Saat sedang sangat marah, seseorang bisa mengalami pernapasan pendek yang sangat cepat atau sering diistilahkan dengan 'napas yang memburu'. Dampak langsung yang sering menyertai kondisi ini adalah sesak napas bagi yang paru-parunya tidak cukup kuat.

Kondisi yang disebut Hyperventilation Syndrome (Sindrom Hiperventilasi) ini sering dikira asma dan tak jarang dokter salah mendiagnosis. Padahal karena dipicu faktor psikologis, kondisi ini hampir tak pernah disertai kerusakan pada jaringan paru maupun sistem pernapasan.

6 Manfaat Kesehatan dari Menangis

,
Jakarta, Manusia menangis karena alasan yang berbeda dan berdasarkan emosi yang berbeda, bisa karena rasa sakit, sedih, kehilangan, frustrasi, atau ketakutan. Di sisi lain, air mata juga bisa memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan seseorang.

"Air mata hanya salah satu dari banyak keajaiban yang bekerja dengan baik sehingga kita bisa mengeluarkanya setiap hari," kata Dr Gerald R. Bergman, profesor di Medical University of Ohio dan instruktur di Divisi Seni & Ilmu Pengetahuan Northwest State Community College di Archbold, Ohio.


Terlepas dari emosi dan alasan yang mendasari, menangis sering membuat orang merasa lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa 88,8 % orang merasa lebih baik setelah menangis, dan hanya 8,4 % merasa lebih buruk.