Kamis, 18 Agustus 2011

Kurma, Pemanis Alami yang Sehat

,
Kurma, Pemanis Alami yang Sehat
Foto : tajagroproducts.com
Jakarta -

Siapa tak suka rasa manis? Cokelat, permen, kue yang manis memberi kepuasan saat dimakan. Rasa manis dari bahan tambahan dan gula putih perlu diwaspadai. Jika berlebihan bisa membawa efek buruk buat kesehatan.
Rasa manis pada makanan umumnya berasal dari gula putih dan gula buatan. Gula ini merupakan sumber energi yang diperlukan tubuh. Namun, perlu sedikit waspada karena konsumsi gula berlebihan bisa berakibat pada kenaikan berat badan. Sejumlah penyakit serius seperti diabetes, obesitas, serta kerusakan pada gigi.

Agar tetap dapat memperoleh manfaat gula, ada baiknya mulailah beralih pada gula alami. Gula alami banyak terdapat pada bahan makanan dan buah-buahan seperti berikut ini:

Madu
Madu mengandung banyak mineral dan rasanyapun lebih manis dibanding gula. Ganti pemakaian gula putih dengan ¾ bagian madu pada masakan.Madu bagus untuk campuran saus, minuman atau dituangkan langsung dalam makanan.

Kurma
Kurma mengandung 60% pemanis alami yang bisa meningkat karena proses pengeringan. Gula kurma dibuat dari kurma kering yang dihaluskan hingga berbentuk bubuk. Gula kurma lebih manis dari brown sugar. Karena itu gantilah setengah bagian brown sugar dengan gula kurma.

Kismis
Buah anggur kering ini rasanya manis alami. Bisa ditambahkan pada kue, minuman dan masakan. Selain manis juga mengandung sejumlah mineral.

Buah Kering
Buah-buahan yang dikeringkan seperti kismis, prune atau apel bisa jadi alternatif pemanis alami yang sehat. Bisa jadi taburan, campuran salad atau kue-kue yang memberi tekstur dan warna pada makanan.

Buah segar
Buah – buahan bisa dijadikan sebagai dessert yang memiliki rasa manis alami. Tumis potongan buah yang bertekstur padat (apel, pir, pisang, atau aprikot) dengan sedikit minyak zaitun taburi kacang-kacangan seperti kenari, hazelnut, atau almond.

0 komentar to “Kurma, Pemanis Alami yang Sehat”

Posting Komentar